Senin, 27 Desember 2010

curahan hati seorang mahasiswa

renote my facebook

Mari anak anak orang kaya
susun barisan.tak peduli isi otakmu
dan kelakuanmu yang penting lulus SMA dan kartupun siap digesekkan
welcome to PTN dan pintu di bukakan.
maaf anak wong cilik yang tanpa dana dan sanak keluarga.memang terteori padamu akan beasiswa mulia,
tapi tepraktekkan padamu itu jatah orang dalam dan orang yang berkuasa.
Hah silahkan gigit jari jari tanganmu sampai berdarah darah
karena ketika melihat hal itu hanya hal tersebut yang dapat kau lakukan selain meringis karena tak mampu menghadapi persaingan hidup yang kejam dan jahannam.
swastanisasi PTN kabarnya terteori subsidi silang yang mampu membayar lebih membantu yang membayar kurang tapi kebanyakan terpraktekkan kawin silang antara nepotisme,keserakahan dan main belakang.
Dana sumbangan tak jelas kepala jurusan mendadak mobil berkelas fasilitas kuliah memelas yang protes berdemo nilainya amblas.
karena dianggap tiada loyalitas serta tak pantas,tapi telah terputuskan oleh dewa dewa di atas sana yang mengendalikan serta berkekuatan penuh untuk memutuskan.terputuslah harapan orang orang miskin kuliah murah lepas.impianpun jadi amblas akibatnya banyak yang bablas akibat dari harapan yang lepas.mungkin terlalu banyak orang kecil kuliah di PTN demonya lugas dan pantas
perlu dikurangi populasinya berbatas tegas agar semuanya berjalan mulus.
sementara mahasiswa kaya disuruh demo pasti malas karna mereka tak tahan debu dan terik panas toh yang didemokan juga handai tolannya saat dinas akhirnya semakin sulit si miskin mengejar mimpi anaknya untuk kuliah semakin enggan anak miskin mengejar nilai di sekolah karena semua tinggal hayalan.
semakin banyak dari mereka yang menyerah dan putus sekolah karena tamatan SMTA pun susah kerja,dan kuliah tak tergapai tangannya.jika ini terjadi barulah orang orang di atas berunding lagi mencari pemecahannya dan mungkin PTN dimurahkan lagi sesuai habitatnya namun saat hal itu terjadi telah terlanjur satu generasi orang orang miskin yang kecewa dan beberapa dasawarsa masyarakat miskin tertutup peluang Memperbaiki derajat hidupnya. Manusia memang selalu belajar dari kesalahan tetapi membatasi kesempatan belajar orang miskin adalah suatu kesalahan yang mengerikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kalau udah mampir jangan lupa komentarnya ya